07 Oktober 2009

Ai Otsuka




Ai dikontrak perusahaan rekaman Avex Trax yang juga menangani Ayumi Hamasaki, Kumi Koda, BoA, Namie Amuro, Hitomi Shimatani, dan Every Little Thing. Menurut Ai, ijazah guru taman kanak-kanak yang dimilikinya akan dipakai bila dirinya sudah tidak lagi menyanyi.

Dalam bahasa Jepang, "ai" (愛 ?) berarti "cinta", sehingga dalam lirik lagunya, Ai sering menggunakan kata "ai" (cinta) dan kata ganti orang dalam Inggris, I untuk menyebut dirinya.

Singel pertamanya, "Momo no hanabira" (2003) hanya menjadi hit kecil-kecilan. Walaupun hanya sampai di urutan ke-24 tangga singel Oricon, lagu tersebut bertahan hingga 21 minggu di tangga Oricon.

Awal Maret 2004, Ai merilis singel "Amaenbo" yang dipakai sebagai lagu iklan obat flu, dan sampai di urutan ke-6 tangga lagu Oricon. Sementara itu pada saat yang bersamaan, singelnya yang lain, "Sakuranbo" masuk di urutan ke-5 tangga lagu Oricon. Prestasi tersebut menjadikan Ai Otsuka sebagai penyanyi wanita pertama dalam industri sejarah industri rekaman Jepang yang memiliki dua singel sekaligus di urutan Top 10 Oricon. Pada tahun 2005, Kumi Koda melampaui prestasi yang dicapai Ai dengan menempatkan 3 singel sekaligus di Top 10 Oricon.

Album pertamanya, Love Punch dirilis akhir Maret 2004. Album tersebut laku lebih dari 190 ribu keping dalam minggu pertama peredarannya, dan sampai di urutan ke-3 tangga album Oricon.

Sebelum merilis album studio yang kedua, Ai merilis tiga buah singel secara berturut-turut. Singel "Happy Days" terjual 163.433 keping dan sampai di tangga singel Oricon di urutan ke-3.[4][3] Singel "Kingyo Hanabi" juga sampai di urutan ke-3 tangga lagu Oricon, tapi hanya terjual 148.121 keping (penurunan 20 ribu keping dibandingkan "Happy Days").

Dua bulan berikutnya, singel "Daisuki da yo." kembali menduduki urutan ke-3 tangga singel mingguan Oricon, dan terjual 156.844 keping.

Album keduanya, Love Jam yang dirilis bulan November 2004 berhasil menduduki puncak tangga album Oricon, dan laku sebanyak 224.381 keping dalam minggu pertama peredarannya. Namun secara total, album tersebut hanya laku sebanyak 656.700 keping, dan menjadi album Ai yang penjualannya paling lesu. Album Love Jam dirilis dalam dua versi: versi CD dan versi CD plus DVD.

Album Love Jam masih menghasilkan satu singel lagi, "Kuroge Wagyu Joshio Tan Yaki 680 Yen" yang dirilis bulan Februari 2005. Aransemen dan vokal untuk versi singel tersebut berbeda dengan "Kuroge Wagyu Joshio Tan Yaki 730 Yen" dari album "Love Jam". Singel "Kuroge Wagyu Joshio Tan Yaki 680 Yen" laku 149.134 keping, dan sampai di urutan ke-3 tangga singel Oricon, sekaligus masuk di urutan ke-68 singel terlaris tahun 2005.

Singel "Smily/Biidama" merupakan singel berikutnya yang digunakan untuk lagu iklan deodoran dan shampo dari Lion. Dalam minggu pertama, singel tersebut laku 110.512 keping, dan berhasil menjadi nomor satu dalam tangga singel Oricon. Singel "Smily/Biidama" seluruhnya laku sebanyak 308.338 keping, dan menjadi masuk dalam daftar singel terlaris tahun 2005 di urutan ke-26.

Pada bulan Juni 2005, Ai memulai karier akting dengan serial drama Tokyo Friends. Serial drama tersebut dirilis langsung dalam DVD, dan tidak ditayangkan di televisi. Sejumlah 3 lagu Ai digunakan sebagai lagu tema, "to me", "Kimi to Iu Hana," dan "Friends -Sabakan ver.-" yang juga dirilis sebagai singel Ai yang ke-6.


Ai Otsuka Song List :
(Click title to Download)



02 Oktober 2009

Bump Of Chicken



Bump of Chicken (バンプオブチキンBanpu Obu Chikin) adalah sebuah grup rock dari Sakura, Chiba, Jepang. Anggota mereka Fujiwara Motoo, Masukawa Hiroaki, Naoi Yoshifumi, dan masu Hideo. Sejak berdirinya pada tahun 1994, mereka telah merilis single empat belas dan lima album. Mereka adalah kelompok yang populer di Jepang; setiap rilis sejak single ketiga mereka, Tentai Kansoku, telah dipetakan dalam sepuluh teratas di Oricon Weekly Charts. Musik mereka telah digunakan di berbagai video game dan sebagai lagu tema untuk film dan televisi di Jepang.

Para anggota pertama kali bertemu di taman kanak-kanak dan teman-teman sekelas sepanjang pendidikan dasar dan menengah. Bump pertama Chicken kinerja pada tahun 1994, selama festival budaya kelas sembilan, memainkan cover dari The Beatles 'versi Twist and Shout. Pada tahun 1996, lagu mereka, Danny, memenangkan penghargaan di 96TFM.


Pada tahun 1999, Bump of Chicken merilis album pertama mereka, Flame Vein, pada High Line Records. Belakangan tahun itu, mereka merilis single pertama mereka, "Lamp". Pada tahun 2000, mereka merilis The Living Dead, rilis terakhir mereka di High Line. Mereka juga mengadakan tur live pertama mereka, "Tsuaa Pokiiru (ツアーポキール?)", Selama bulan Maret dan April.


Kemudian pada tahun 2000, kelompok beralih ke Toy's Factory, merilis single pertama mereka pada label, "Diamond", pada bulan September. Bump Chicken kesuksesan besar pertama terjadi ketika single mereka, "Tentai Kansoku", muncul di Oricon Mingguan grafik pada tahun 2001. Mereka mengadakan dua tinggal wisata, "Porking Star Tours (SutaaスターポーキングツアーズPookingu Tsuaazu?) 2001" dimulai pada bulan Maret dan "Surf Porkin '" dimulai pada bulan Juli. Pada bulan Oktober, mereka merilis "Harujion".


Mereka merilis album pertama mereka di Toy's Factory, Jupiter, pada Februari 2002 dan pertama mereka nomor satu di Oricon Weekly Charts. Pada musim panas 2002, musik mereka ini muncul dalam drama TV Jepang, "Tentai Kansoku", memberi mereka lebih banyak eksposur. Pada akhir tahun 2002, kelompok merilis single "Snow Smile". 2003 melihat pelepasan ganda single A-side "Lost Man / Sailing Day". "Sailing Day" digunakan sebagai tema ending untuk film animasi, One Piece: Dead End Adventure ".


Awal tahun 2004 melihat membunuh re-rilis. "Arue", dari album mereka Flame Vein, dirilis sebagai single pada bulan Maret. Mereka kembali merilis dua album pada bulan April. Flame Vein menerima tambahan lagu dan dirilis ulang sebagai Vein Flame . The Living Dead tidak menerima modifikasi. Pada bulan Juli, kelompok dirilis "Only Lonely Glory", yang menjadi single pertama mereka untuk memetakan nomor satu di Oricon Weekly Charts. Satu bulan kemudian, mereka merilis album keempat, Yggdrasil, yang kedua mereka album untuk mencapai nomor satu di Oricon Weekly Charts. Tak lama setelah itu, mereka merilis "Sharin no Uta", dari Yggdrasil, sebagai satu.


Pada tahun 2005, Bump of Chicken merilis dua single, "Planetarium" dan "Supernova / Karma". Karma itu digunakan sebagai lagu tema untuk Namco's "Tales of the Abyss. Band tunggal berikutnya," no Namida Furusato "digunakan dalam iklan untuk Lotte Airs. Pada tahun 2007, mereka merilis single "Hana no Na" dan "Mayday" pada hari yang sama. dua single yang mencapai nomor satu dan dua masing-masing di Oricon Weekly Charts. Bump of Chicken merilis album kedua mereka terbaru, Orbital Periode, pada tanggal 19, 2007. album terakhir mereka adalah "Present From You", dirilis pada 18 Juni 2008. Album ini adalah kompilasi dari b-sisi dan non-album track.


Mereka akan merilis double A-side single "RIP / X-Mas" pada 25 November 2009, menjadi single pertama mereka dalam dua tahun.


Translated From Wikipedia

Bump of Chicken Song List :
(click title to download)

29 September 2009

Asian Kung-Fu Generation




Asian Kung-Fu Generation (アジアン・カンフー・ジェネレーション Ajian Kanfū Jenerēshon) adalah grup musik rock asal Jepang yang terdiri dari 4 orang anggota. Penggemar menyingkat nama grup ini sebagai Ajikan. Mereka berada di bawah perusahaan rekaman Kii/oon Record. Musik yang dimainkan mereka disebut rock genre Shimokita Kei yang berawal dari rumah pertunjukan di kawasan Shimokitazawa, Tokyo. Grup ini populer di luar Jepang berkat sejumlah lagunya dijadikan lagu anime Naruto dan Bleach. Album mereka juga dirilis di Taiwan dan Amerika Serikat.

Grup musik ini dibentuk tahun 1996 sewaktu anggotanya masih bergabung dengan klub musik di kampus Universitas Kanto Gakuin, Yokohama. Sebagai Asian Kung-Fu Generation, mereka sering pentas di rumah pertunjukan di Yokohama.

Nama Asian Kung-Fu Generation adalah hasil buah pemikiran Masafumi Gotō. Ketika sedang menganggur karena tidak diterima ujian masuk universitas, Gotō berniat mendirikan band. Ketika melihat film Bruce Lee, ia mendapat ide untuk memasukkan kata "Kungfu" ke dalam nama grup musik yang akan dibentuknya. Ia juga ingin nama bandnya terdiri dari 3 kata dari bahasa Inggris seperti halnya nama grup Thee Michele Gun Elephant yang dianggapnya bagus.

Setelah lulus kuliah, mereka meneruskan karier bermusik sambil semua anggotanya bekerja sebagai pegawai. Dengan uang sendiri, mereka merekam album The Time Past and I Couldn't See You Again pada tahun 2000. Lirik dari keenam lagu yang ada di dalamnya semua dalam bahasa Inggris. Album tersebut mereka jual sambil berpentas di rumah pertunjukan, dan lewat situs web.

Pada tahun 2001, mereka menyelenggarakan acara bernama "YMD" Bayside Future di klub Club 24, Yokohama. Sementara itu, mereka juga menulis lagu pertama dengan lirik bahasa Jepang. Setelah selesai, lagu tersebut diberi judul Konayuki, dan rekamannya dikirim ke sejumlah radio FM yang memiliki acara lagu indie. Pada akhirnya, lagu Asian Kung-Fu Generation untuk pertama kalinya berhasil diputar di radio. Pada waktu itu, stasiun radio FM yang mau memutarnya adalah FM Yokohama. Masih pada tahun yang sama, mereka merekam lagu-lagu berlirik bahasa Jepang, dan dikemas album indie kedua berjudul I'm Standing Here. Seperti halnya album pertama, biaya rekaman album ini pun semuanya ditanggung mereka. Pertunjukan mereka di rumah pertunjukan (live house) di Yokohama semakin ramai dengan penonton. Sejak itu pula mereka mulai berpentas di berbagai rumah pertunjukan di distrik Shibuya, Shimokitazawa, dan Kichijoji, Tokyo.



Asian Kung-Fu Generation Song List :
(click title to download)

L'arc~en~Ciel




L'Arc~en~Ciel ラルク アン シエル (Raruku An Shieru) adalah nama grup musik Jepang beraliran J-Rock. Band ini beranggotakan Hyde (vokal), Ken (gitar), Tetsu (bass), dan Yukihiro (drum). Grup musik ini didirikan oleh Tetsu pada Februari 1991. Nama "L'Arc~en~Ciel" berasal dari sebuah kata dalam Bahasa Perancis yang secara harifiah berarti "lengkungan di langit" atau "pelangi", nama ini diambil dari judul sebuah film Perancis yang pernah ditonton oleh Tetsu.

Osaka, sekitar awal tahun 1991 dua orang anak muda bernama Tetsu dan Hiro membentuk sebuah grup band. Tetsu berperan sebagai bassis berikut vokal sementara Hiro sebagai gitaris. Pada waktu itu Hyde masih menjadi gitaris di sebuah band bernama Kiddies Bomb, yang kemudian berganti nama menjadi Jerusalem’s Rod dan Hyde berganti posisi menjadi vokalis (meskipun pada saat itu ia sama sekali tidak tertarik dengan perannya tersebut).

Pada suatu hari Tetsu menyaksikan penampilan grup band tersebut untuk kali pertama. Ketika itu ia merasa yakin bahwa Hyde adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi vokal di grup band-nya. Maka selama beberapa waktu ia terus mengikuti penampilan band tersebut, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengajak Hyde dan rekannya di Jersarem’s Rod, Pero untuk bergabung dengannya. Setelah beberapa kali melakukan session, Hyde akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band lamanya dan bergabung bersama band Tetsu. Maka terbentuklah formasi paling awal L’Arc~en~Ciel, yakni Tetsu (bass sekaligus pemimpin band), Hyde (vokal), Hiro (gitar), dan Pero (drum).

Nama L’Arc~en~Ciel sendiri diusulkan oleh Tetsu yang terinspirasi oleh sebuah film Perancis yang berjudul sama. L’Arc~en~Ciel diambil dari Bahasa Perancis yang memiliki arti PELANGI.

Penampilan live pertama mereka yaitu pada tanggal 30 Mei 1991 di Nanba Rockets. Bahkan ketika itu sang pemilik panggung berpikir bahwa L’Arc~en~Ciel akan menjadi sangat terkenal, dan hal itu terbukti beberapa tahun kemudian.

Pada bulan Juni 1992 tanpa alasan yang jelas, Hiro mengundurkan diri tepat sebelum mereka akan memulai demo rekaman. Setelah berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan sebelumnya untuk rekaman, misalnya mereka telah menyewa studio dan lain sebagainya, tentu akan sangat konyol apabila mereka membatalkannya. Maka Tetsu kemudian membujuk Ken, teman masa kecilnya untuk membantu dalam pembuatan demo. Ken menyanggupinya dan pada waktu itu ia harus menghafal seluruh lagu yang akan dimasukkan ke dalam album dalam waktu yang cukup singkat, yakni 5 hari, akan tetapi ia mampu melakukannya, dan proses rekamanpun akhirnya dapat selesai dalam 3 hari.

Akan tetapi muncul masalah baru, mereka harus manggung, namun Ken pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Arsitektur semester akhir di sebuah perguruan tinggi di Nagoya. Tentunya akan sulit melakukan dua kegiatan sekaligus, kuliah dan nge-band. Akhirnya hanya dalam tempo 3 hari saja Ken mengambil satu langkah berani dengan memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan bergabung dengan L’Arc~en~Ciel (meskipun pada saat itu ia tidak begitu yakin akan masa depannya di musik). Keputusannya itu tentu saja ditentang habis oleh orang tuanya yang menginginkan ia menjadi seorang sarjana. Akibatnya ia diusir dari rumah dan tidak pernah bertegur sapa lagi dengan orang tuanya.

Pada tanggal 1 Oktober 1992, mereka merekam Voice untuk album Omnibus CD bertajuk “Gimmick”. Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 25 November 1992 mereka merilis single pertamanya yang berjudul Flood of Tears (c/w Yasuoka) sehingga aktivitas panggung mereka bertambah padat dan penggemar pun mulai bertambah.

Tanggal 30 Desember 1992 lagi-lagi L’Arc~en~Ciel harus kehilangan salah satu anggotanya. Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Maka kemudian Tetsu mulai mencari drummer pengganti, ia lebih memilih untuk mencarinya di Tokyo, toh pada saat itu ia pikir pada akhirnya mereka akan merantau ke Tokyo.

Pada suatu hari ia melihat penampilan Sakura yang langsung menarik perhatiannya. Kemudian Tetsu mencoba mengajaknya bergabung bersama L’Arc~en~Ciel dengan cara mengirimkan demo tape kepada Sakura. Lantas Sakura pun pergi ke Osaka untuk melakukan jam session bersama mereka. Dan setelah itu ia secara resmi bergabung dengan L’Arc~en~Ciel pada 16 Januari 1993.


L'arc~en~Ciel Song List :
(click title to download)